Lompat ke konten

Inilah 6 Ciri-ciri Turun Mesin Mobil yang Harus Anda Ketahui!

Bagikan ke sosmed kamu

Seiring berjalannya waktu, komponen-komponen di dalam mesin kendaraan yang bekerja secara terus menerus pasti akan mengalami keausan, yang mana ini berakibat pada penurunan kinerja mesin.

Inilah 6 Ciri-ciri Turun Mesin Mobil yang Harus Anda Ketahui
Inilah 6 Ciri-ciri Turun Mesin Mobil yang Harus Anda Ketahui

Sehingga tidak sedikit orang mencari tahu berapa biaya turun mesin mobil sebagai upaya perbaikan untuk mengatasi segala masalah yang berkaitan dengan mesin mobil mereka.

Sebelum mengetahui berapa biaya servis untuk kondisi turun mesin mobil, Anda selaku pemilik kendaraan harus memberikan perlindungan terbaik berupa asuransi mobil.

Selain itu, risiko asuransi juga harus diketahui agar lebih maksimal saat mendapatkan perlindungan terbaik dari proteksi satu ini.

Pengertian Turun Mesin Mobil

Turun mesin atau disebut juga overhaul, dikenal juga dengan istilah servis berat, umumnya dilakukan ketika terdapat kerusakan pada mesin mobil yang mengharuskannya melakukan perbaikan dengan cara melakukan pembongkaran mesin.

Nah, dalam hal ini anda bisa menggunakan perusahaan asuransi. Terlepas dari risiko asuransi ada banyak manfaatnya yang bisa anda dapatkan, salah satunya sebagai bentuk proteksi terhadap kendaraan anda.

Adapun tahapan-tahapan pekerjaan pembongkaran mesin, yakni pemeriksaan komponen mesin, perbaikan komponen mesin, penggantian komponen mesin dan pemasangan kembali komponen mesin sesuai prosedur.

Setelah dilakukannya pembongkaran, komponen-komponen mesin akan diperiksa secara teliti untuk mendapatkan data yang akurat, sehingga memudahkan dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya apakah komponen tersebut harus dibersihkan, diperbaiki atau bahkan diganti.

Pada kenyataannya waktu turun mesin mobil tidaklah sama. Mengapa demikian? Karena hal ini tergantung dari penggunaan kendaraan dan perawatan yang diberikan pemilik kendaraan.

Baca Juga:  Cara Membuka Rekening Bank BPD DIY Terbaru - Kita Berkembang Bersama

Dengan kata lain, semakin rajin rajin melakukan perawatan kendaraan, maka turun mesin mobil dapat dilakukan dalam selang waktu yang lebih lama.

Biaya Turun Mesin Mobil

Jumlah biaya yang dikeluarkan untuk servis besar hingga turun mesin mobil beragam, tergantung dari komponen yang diganti dan jasa pengerjaannya. Sebab, tidak setiap overhaul pasti melakukan penggantian komponen besar.

Kisaran harga jasa turun mesin mobil beserta komponennya adalah Rp2-Rp10 juta atau lebih sesuai dengan jenis kerusakan, merek mobil, jenis mobil, dan harga spare part.

Ciri-Ciri Mobil yang Turun Mesin

Apa saja ciri-ciri mobil mengalami turun mesin yang harus anda waspadai? Berikut ulasannya untuk Anda:

1. Overheating

Ketika anda sedang berkendara dengan laju yang pelan, tetapi suhu mesin selalu naik, usahakan jangan memaksakan kendaraan untuk melaju, lebih baik segera matikan mesin mobil.

Apabila kenaikan suhu tadi terjadi dengan tidak wajar, artinya mesin butuh diperiksa karena kondisi ini bisa menyebabkan overheating.

Di samping itu, overheating dapat membuat silinder head melengkung dan menyebabkan oli bercamping dengan air. Sehingga mengakibatkan mesin mati mendadak atau mogok.

Bagaimana cara memperbaikinya? Yakni dengan membongkar mesin mobil, lalu melepas silinder head untuk dilakukan perataan.

2. Asap knalpot berwarna putih

Jika asap knalpot keluar dengan warna putih pekat tandanya sedang terjadi masalah pada mesin mobil. Penyebab asap putih tersebut disebabkan oleh masuknya oli ke ruang bakar sehingga busi ikut terbakar, yang mana akan berimbas pada berkurangnya oli secara signifikan.

Baca Juga:  Bagaimana Menjadi Pembicara Umum Yang Baik

Selain itu, juga berdampak pada komponen-komponen yang lain, seperti piston, silinder head, packing head, seal valve dan bore silinder. Semua komponen tersebut berada dalam blok mesin, sehingga untuk memperbaikinya harus dilakukan turun mesin.

3. Air radiator berkurang

Ciri ini bisa anda lihat saat mobil distarter, lalu air radiator berkurang secara drastis atau menyembur. Biasanya, hal tersebut menandakan bahwa ada kerusakan pada silinder gasket, silinder head, kebocoran pada radiator mesin atau water pump.

4. Oli bercampur dengan air

Ciri-cirinya warna oli mesin akan berubah warna menjadi kecoklatan, seperti susu coklat. Jika terus dibiarkan kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya korosi pada silinder head, sistem sirkulasi menjadi kacau, hingga terbentuknya buih atau busa di dalam mesin.

Apabila ciri-ciri tersebut sudah terjadi, mau tidak mau turun mesin menjadi pilihan yang tepat guna dilakukannya pengurasan, penggantian oli dan pemeriksaan.

5. Air radiator berminyak

Kondisi seperti ini kerap terjadi akibat berkaratnya silinder head, sehingga membuat beberapa lubang yang menyebabkan oli masuk ke saluran air atau air masuk ke ruang kompresi.

Sebenarnya untuk menyelesaikan masalah tersebut terbilang mudah, cukup melakukan penggantian silinder head dengan yang baru. Namun, jika oli sudah berwarna kecoklatan dan bercampur air radiator maka terpaksa harus dilakukan turun mesin.


Bagikan ke sosmed kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.