Kuliner Jogja – Tak seperti biasa Bakmi Jawa pada umumnya yang biasa buka atau mulai beroperasi di malam hari, lain halnya dengan Bakmi Jawa Pak Tumpang. Karena beliau buka sejak pagi jam 10:00 sampai malam jam 23:00 WIB, wow memang unik di jam beroperasainya ya ? lalu bagaimana dengan soal cita rasa ? apakah beda dengan bakmi Jawa yang biasa bukan setelah waktu Maghrib tiba ?.

Nah, rasa ingin tahu inilah yang membawa kami ber- wisata kuliner Jogja ke warung bakmi Jawa Pak Tumpang yang anti mainstream ini. Mengingat ini masih jam makan siang, jadi mungkin sensai makan siang yang sudah membuat perut keroncongan akan membawa suasana baru soal cita rasa. Tapi, tak nyicipi maka tak kenal dengan cita rasanya.

Menikmati Kuliner Jogja Bakmi Jawa Pak Tumpang Yang Anti Mainstream

Menikmati Kuliner Jogja Bakmi Jawa Pak Tumpang Yang Anti Mainstream
Menikmati Kuliner Jogja Bakmi Jawa Pak Tumpang Yang Anti Mainstream (Photo by, tribunnews/hamimthohari)

Perlu sobat ketahui icon kuliner Yogyakarta itu tak melulu soal gudeg saja, nah salah satunya adalah ini yaitu bakmi Jawa. Meskipun bakmi Jawa ini bukan ciri khas Jogja namun sangat mudah sekali menemukanya bila sobat sedang berlibur di tanah Kraton ini. Mengapa demikian ? ya, karena letak geografis Daerah Istimewa Yogyakarta yang berada di tengah pulau Jawa tentunya terjadi akulturasi budaya dengan sekitarnya.

Termasuk kuliner bakmi Jawa satu ini, meski demikian cita rasa yang timbul di masing – masing daerah memang sudah kami akui berbeda. Jangankan demikian, kami sudah jajal beda gang saja maka cita rasa bakmi Jawa yang muncul juga akan berbeda. Memang sih, konon katanya beda tangan beda rasa, sekalipun bumbu yang mirip.

Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah suasana malam dan siang itu berbeda saat menyantap bakmi Jawa ?. Tentu saja berbeda, ketika dimalam hari cenderung membuat suasana jadi makin hangat, karena bakmi Jawa makin mantap bila tersaji masih panas mengepul diatas meja.

Tantangan ini rupanya berhasil dijawab oleh Pak Tumpang, karena beliau berhasil menghadirkan suasana malam tersebut sekalipun di cuaca siang hari ini yang sedang terik. Display yang disajikan juga tidak beda dengan kuliner Jogja bakmi Jawa pada umumnya.

Cara masaknya juga sama, yaitu diatas tungku dengan kompor yang masih tradisional dengan menggunakan arang. Sebagai penikmat kuliner berbahan dasar mie, tentu bisa terasa saat seruput mie terasa kenyal dan tidak terlalu lembek.

Aroma yang tercium juga memang khas dari warung bakmi Jawa Pak Tumpang. Mungkin dari segi perekonomian bila buka sejak pagi seperti ini tentu omzet yang didapat oleh warung ini juga semakin besar.

Nah, bila sobat tertarik dengan cita rasa kuliner Jogja bakmi Pak Tumpang ini, segera meluncur ke jalan Palagan Tentara Pelajara KM.16 Dusun Bunder, Desa Purwobinangun, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Beliau telah berpengalaman dengan bakmi Jawa lebih dari delapan tahun lamanya. Warung makan ini juga banjir pengunjung, terutama di jam makan siang seperti sekarang ini, jadi makin istimewa juga rasanya dengan suasana yang dihadirkan warung ini.

Tersedia varian bakmi yaitu bakmi godok atau bakmi goreng, dua pilihan yang bisa sobat jajal sekaligus sesuai dengan selera anda. Nah, untuk soal harga, dengan cukup 11K IDR saja sobat sudah bisa menikmati satu porsi kuliner Jogja bakmi Jawa Pak Tumpang ini. Jadi tunggu apalagi, segera meluncur sekarang dan selamat menikmati jangan lupa juga untuk melihat wisata kuliner Jogja lainya yang tersedia lengkap di Sobat Jogja.

Penelusuran terkait bakmi jawa pak tumpang, warung mie godog dijogja yg buka siang hari.

Ada pertanyaan atau komentar?