Pada masa lalu terkisah nelayan asal Cilacap yang menyandarkan perahu mereka ke salah satu bibir panti di selatan Jogja. Dengan membawa ikan hasil tangkapan yang berlimpah, penduduk setempat yang menjadi tempat singgahan para nelayan akhirnya terpikat dengan pekerjaan nelayan dan mulai menjalankan pekerjaan ini serta melepas profesi lama mereka sebagai petani.

Pantai Depok, Suguhkan Wisata Kuliner Seafood Langsung Dari Pantainya
Pantai Depok, Suguhkan Wisata Kuliner Seafood Langsung Dari Pantainya

Inilah asal muasal nama besar pantai depok sebagai sentra wisata kuliner seafood di Yogyakarta. Tumbuhnya kalangan nelayan yang oleh penduduk lokal biasa disebut dengan tekong atau pencari ikan akhinya menumbuhkan pula kelompok nelayan yang jelas membutuhkan sarana untuk mewadahi kesejahteraan mereka.

Inilah yang kemudian menjadi awal dibentuknya sebuah Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) dan Tempat Pelelangan Ikan(TPI) bernama Mina Bahari 45. Sebagai salah satu pusat pelelangan ikan besar di kawasan Bantul kemudian TPI ini juga menampung hasil tangkapan ikan dari kawasan pantai lain disekitar Bantul.

Tak heran juga bila Anda meluaskan pandangan Anda di pantai ini maka Anda akan disuguhkan jajaran  perahu-perahu nelayan lokal  di sepanjang bibir pantai. Berbeda dengan pantai Parang tritis dan Parang Kusumo yang cenderung bebas dan memang dikhususkan sebagai pantai wisata, maka pantai satu ini memang cenderung penuh oleh kapal nelayan.

Justru karena pantai ini memanjakan Anda dengan cara yang berbeda. Panorama alam yang berpadu dengan pasir hitam, hempasan ombak khas laut selatan yang pecah dengan keras dan jajaran perahu hanya bonus dari wisata kuliner seafood yang menjadi daya tarik utama pantai Depok.

Berangkat dari TPI, kemudian di pantai ini mulai berdiri berbagai usaha rumah makan berkonsep lesehan yang menyajikan aneka hidangan laut. Anda bisa memilih langsung pesan atau membeli dulu ikan di pasar ikan dan meminta dimasakan oleh para koki terlatih di jajaran warung makan ini.

Soal rasa sudah tentu cukup mengundang selera, apalagi mereka siap memanjakan selera Anda dengan aneka varian bumbu dan teknik masak. Mulai dari bumbu saus tiram, bumbu saus padang, bumbu asam manis, goreng dan bakar, bakar madu dan masih banyak lagi.Soal harga juga termasuk ringan, mengingat memang kota Jogja dikenal sebagai surga makanan murah. Jadi dijamin tak akan menguras kantung Anda sampai habis.

Anda bisa memilih warung makan yang sengaja berdiri dengan langsung berhadapan dengan pantai selatan sehingga Anda bisa menikmati hidangan ditengah semilir angin pantai dan sembari menunggu hidangan siap, Anda juga bisa bermain dulu dengan ombak pantai atau bermain layangan kain yang disewakan oleh penduduk setempat.

Atau kalau Anda tidak tahan angin pantai yang terlalu semilir, Anda bisa pilih beberapa warung makan yang tidak berhadapan dengan laut selatan. Meski tersembunyi Anda masih bisa menikmati keseruan ala pantai karena kawasan pantai cukup ramai dengan berbagai permainan yang dibuka secara swadaya oleh penduduk setempat.

Ohya, sebenarnya pantai Depok ini masih satu garis lurus dari pantai Parang Kusumo, Anda bisa menempuh jalur menuju timur melalui jalan aspal yang sudah tersedia menyisir tepian Gumuk pantai yang menjadi ciri khas dari kawasan pantai di area Pundong ini. Konon Gumuk atau semacam gurun pasir pantai ini adalah satu-satunya di Asia Tenggara.

Dengan jarak hanya sekitar 1,5 km dari pantai Parang Tritis Anda hanya butuh waktu sekitar 15 menit perjalanan dengan motor untuk bisa mencapai pantai Parang tritis. Dan kini Anda siap memanjakan diri Anda dengan bermain di ombak dan pantai pasir hitam khas Pantai Parang Kusumo dan Parang Tritis. Atau ingin menjajal petualangan menuju Goa Jepang? Ada banyak pilihan menu dan pilihan keseruan yang akan menjadikan wisata kuliner seafood Anda di pantai Depok tak akan terlupakan.

Penelusuran yang terkait dengan daya tarik pantai depok, harga kuliner pantai depok 2017.

Ada pertanyaan atau komentar?