Inilah 5 Situs Sejarah Di Kawasan Kulon Progo Yang Wajib Dikunjungi
Inilah 5 Situs Sejarah Di Kawasan Kulon Progo Yang Wajib Dikunjungi (Candi Pringtali)

Sebagai daerah yang dahulunya pernah menjadi lokasi berbagai kerajaan besar, tak heran kalau di DIY dengan mudah Anda dapat menemukan berbagai macam situs sejarah yang menjadi prasasti dan penanda kejayaan masa lampau. Dan tak banyak yang tau di antara begitu banyak situs sejarah itu, 6 di antaranya bisa Anda temukan di kawasan Kulon Progo.

Kawasan Kulon Progo memang tidak seterkenal kawasan Sleman yang menyimpan begitu banyak situs sejarah bahkan beberapa di antaranya tercatat dalam pencatatan arkeologi dunia. Tetapi bagi Anda yang tertarik menjajal gaya ngebolang baru, yakni menyusuri situs-situs sejarah yang unik dan terpencil, beberapa lokasi situs sejarah asli Kulon progo ini juga bisa jadi destinasi Anda.

  • Candi Pringtali
    Berlokasi cukup terpencil di dusun Pringtali, Samigaluh, yang terkenal sebagai salah satu area perbukitan menoreh yang tercuram. Sebenarnya untuk disebut candi ukuran situs ini terbilang kecil. Berbentuk menyerupai menara mini yang konon dikatakan berasal dari abad ke tujuh oleh banyak pakar arkeologi. Bentuknya secara utuh masih terjaga meski ada beberapa pendapat lokal yang mengatakan situs ini dulu ditemukan sudah rusak, namun dipugar ulang oleh seorang paranormal berdasar wangsit yang diterimanya. Entah mengenai kebenaran cerita ini.
  • Situs Sambiroto
    Situs ini juga merupakan bentuk reruntuhan candi yang sampai saat ini belum ada proses rekonstruksi kembali. Lokasinya terletak di Dusun Sambiroto, Desan Banyuroto, Nanggulan Kulon Progo. Tak jelas candi ini berasal dari abad berapa dan berasal dari agama apa, karena bentuknya belum bisa diterjemahkan. Beberapa bentuk menyerupai yoni, seperti liang atau kolam kecil , batuan menyerupai teratai dan sisanya adalah batuan kotak seperti batu bata.
  • Candi Wulan
    Berada di kawasan Banjaroya, Kalibawang, Kulon progo , candi ini sebenarnya sudah tak bisa pula disebut sebagai sosok candi. Hanya tersisa 4 buah bagian situs yang dipercaya merupakan bagian utama dari candi. Pakar arkeologi meyakini situs ini berasal dari abad ke 3 pada masa kejayaan Mataram Kuno, dapat dilihat dari bentukan komponen yang melambangkan budaya Hindu. Tiga komponen tersebut adalah Lingga Semu, Yoni dan Arca Durhamahessa Suramardhini.
  • Situs Stupa Glagah
    Di kawasan dusun Glagah, Desa Sidorejo, Temon Kulon Progo, ditemukan pula sebuah situs berbentuk stupa. Stupa ini berdiri tunggal pada sebuah umpak atau wadah dasar pendek. Konon temuan ini sebenarnya merupakan satu bagian dari beberapa temuan lain terkait daerah dusun Glagah seperti beberapa temuan Lingga Yoni dan temuan perangkat perunggu yang diyakini berasal dari kisaran abad 3 – 7. Temuan ini menandakan di daerah ini di masa lalu terjadi hubungan toleransi agam Budha dan Hindu yang terjalin baik.
  • Situs Tangkisan
    Situs satu ini terbilang termasuk yang paling terbengkalai. Karena bentuknya hanya berupa batuan bata kuno yang berserakan dengan beberapa torus yang masih bisa dilihat wujudnya, meski termakan usia. Diperkirakan datang dari masa Mataram Kuno, dan masih belum ada rencana rekonstruksi. Situs ini berada di Desa Tangkisan, Hargomulyo, Kokap Kulon Progo.

Itulah 5 buah Situs sejarah kuno peninggalan masa lalu yang bisa Anda temukan di kawasan Kulon Progo. Sebenarnya masih ada beberapa situs lain yang konon juga ada di Kulon Progo, sayangnya kurang mendapat perhatian atau justru mengalami pencurian sehingga tidak lagi terjaga keutuhannya.

Baca juga : Ini dia, Cara Murah Menulusuri Tempat – Tempat Wisata di Yogyakarta

Photo by, 103.255.15.33

Penelusuran yang terkait dengan peninggalan sejarah di kabupaten kulon progo, sejarah kulon progo, Peninggalan sejarah di kulon progo, wisata sejarah di kulon progo, tempat sejarah di kulon progo, tempat bersejarah kulon progo, situs sejarah di jogjakarta, harimau nanggulan kulonprogo, gambar candi di daerah kulon Progo, contoh kebudayaan hindu budha di kulon progo.

Ada pertanyaan atau komentar?