​Pembuatan KTP/E-KTP Baru / KK Baru / Klasifikasi Pindah : Antar Provinsi
​Pembuatan KTP/E-KTP Baru / KK Baru / Klasifikasi Pindah : Antar Provinsi

Pembuatan KTP/E-KTP Baru / KK Baru / Klasifikasi Pindah : Antar Provinsi

Beginilah Cara Pembuatan KTP Terbaru dan KK Baru Klasifikasi Pindah Antar Provinsi
Beginilah Cara Pembuatan KTP Terbaru dan KK Baru Klasifikasi Pindah Antar Provinsi

Berikut ini merupakan ilustrasi berdasarkan pengalaman saat mengurus pembuatan KTP baru dengan Klasifikasi Pindah : Antar Provinsi

Syarat utama untuk pindah antar Provinsi tentu saja alamat tujuan pindah, yaitu alamat di Provinsi tujuan Sobat.

Studi kasus : Pindah alamat dari Kota Denpasar, Bali ke Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alasan pindah : Pindah rumah

Karena di Provinsi Bali, setingkat RT/RW adalah Klian Banjar, maka Sobat memohon surat pindah dimulai dari Klian Banjar, yang kemudian diteruskan dengan keluarnya surat keterangan pindah di tanda tangani oleh Klian Banjar untuk di ajukan ke Kelurahan.

Di Kelurahan sobat akan mendapat Surat Keterangan Berkelakuan Baik / Catatan Kepolisian di tanda tangani Kecamatan Denpasar Utara dan Kepala Desa Dangin Puri Kaja sebagai lampiran pada Surat Keterangan Pindah untuk di teruskan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar.

Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sobat wajib membawa Kartu Keluarga yang Asli serta dibuat Fotocopy beberapa lembar untuk arsip dan sertakan foto 3×4 sebanyak empat lembar.

Maka, keluarlah surat dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berupa Biodata Penduduk Warga Negara Indonesia dan Surat Keterangan Pindah WNI di tanda tangani oleh Pemohon dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Kemudian, diteruskan ke RT/RW daerah tujuan untuk membuat surat keterangan pindah datang.

Mekanisme di daerah Asal :

  1. Mengajukan surat keterangan pindah di RT/RW *
  2. Melanjutkan surat keterangan pindah dari RT/RW ke Kelurahan
  3. Membuat surat keterangan pindah di Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil *

* Persyaratan :

  • Surat Keterangan Berkelakuan Baik / Catatan Kepolisian
  • Foto ukuran 3×4 sebanyak 4 lbr (empat lembar)

Melanjutkan surat keterangan pindah yang telah di tanda tangani RT/RW untuk di bawa ke Kantor Kelurahan.

Di Kantor Kelurahan, sobat diminta untuk mengisi alamat lengkap domisili untuk Kelurahan dan Formulir Permohonan Kartu Tanda Penduduk (KTP/E-KTP) WNI untuk nanti di bawa ke Kecamatan setelah Kartu
Keluarga di terbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta.

Setelah itu, menuju ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta untuk membawa berkas lengkap Surat Keterangan Pindah WNI yang sudah diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar.

Sertakan fotocopy Akte Kelahiran sebanyak dua lembar (bagi yang belum status : Kawin) dan masing-masing satu lembar surat keterangan pindah dan biodata Penduduk Warga Negara Indonesia terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar.

Mekanisme di daerah Tujuan :

  1. Mengajukan surat keterangan pindah di RT/RW
  2. Melanjutkan surat keterangan pindah dari RT/RW ke Kelurahan
  3. Membuat surat keterangan pindah di Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil **

** Persyaratan :

  • Fotokopi Surat Keterangan Pindah WNI dan Biodata Penduduk WNI masing-masing 1x (satu kali)
  • Bagi yang masih ber-status: Belum Kawin fotokopi akte kelahiran 2x (dua kali)

Dua hari jam kerja, maka Kartu Keluarga terbitan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta sobat sudah jadi, yang kemudian dibawa ke Kecamatan untuk dibuatkan KTP/E-KTP Baru.

Berikut ini adalah round down pembuatan KTP/E-KTP Baru dengan Klasifikasi Pindah : Antar Provinsi

Klian Banjar > Kelurahan > Kecamatan > Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil : Mencabut Kartu Keluarga > RT/RW > Kelurahan > Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil : Kartu Keluarga Baru > Kecamatan : KTP/E-KTP Baru

Baca juga : Cara Buat Passport Online Terbaru

Birokrasi memang seperti air yang mengalir, jadi ikuti saja karena kita memang berada di dalam arus-nya.

Jadi, sebagai Warga Negara Indonesia kita wajib ikut serta dalam berjalannya proses sebagai Kewarganegaraan, kalau bukan kita siapa lagi?

Demikianlah informasi dari kami, semoga bermanfaat dan kalau ada pertanyaan silahkan ber-komentar, Terima kasih.

PS. Semua ilustrasi dan studi kasus sesuai dengan kebijakan, apabila ada perbedaan bergantung pada kebijakan daerah masing – masing, karena ilustrasi tersebut berdasarkan pengalaman saat mengurus pembuatan KTP/E-KTP Baru.

Baca juga: Inilah Awal Mula Fenomena “Om Telolet Om”

langkah membuat ktp bali, surat pindah online, cara bikin ktp baru pindah, urus surat pindah ke bali, cara membuat ktp, cara membuat ktp baru pindah, cara membuat KTP dan KK pada alamat baru, cara membuat surat pindah antar provinsi
BAGIKAN

1 KOMENTAR

Ada pertanyaan atau komentar?