Usaha Modal Kecil Menguntungkan – Bila kita bicara soal apa jenis makanan hewani yang memiliki permintaan tertinggi, sudah tentu kita akan menunjuk daging ayam. Dibandingkan ikan dan seafood yang kadang kurang disukai karena amis (tergantung selera) atau menyebabkan alergi, juga daging merah yang tergolong mahal dan memiliki beberapa efek samping lebih besar, ayam jelas pilihan yang paling netral.

Tingginya permintaan daging ayam inilah yang mendasari munculnya ide usaha modal kecil menguntungkan satu ini usaha pemotongan ayam. Meski ayam sendiri terbagi dalam banyak jenis, tetapi permintaan tertinggi jatuh pada jenis ayam pedaging konsumsi biasa.  Ayam ini digemari karena berdaging tebal, mudah diolah dan memiliki nutrisi yang kaya.

Usaha Modal Kecil Menguntungkan Usaha Pemotongan Ayam Omzet 7 Juta-an
Usaha Modal Kecil Menguntungkan Usaha Pemotongan Ayam Omzet 7 Juta-an (Photo by, twentyonechicken.s)

Potensi dari bisnis satu ini juga bisa menjadi sangat besar, bergantung pada bagaimana Anda melakukan pendekatan ke pasar serta pemasaran yang Anda pilih.Dari data dinas peternakan dalam satu hari saja diperkirakan 20 juta ekor ayam potong. Angka ini belum termasuk jumlah ledakan permintaan di momen-momen tertentu.

Meski jumlah suplai ayam potong di Indonesia sudah demikian tinggi, ternyata permintaan yang muncul di pasar masih cukup mampu menampung penawaran atau suplai baru. Itu sebabnya Anda masih punya peluang sangat besar untuk turut terjun dalam usaha modal kecil menguntungkan ini.

Untuk memasuki pasar ayam potong, Anda bisa memulai dari usaha skala kecil. Dengan modal serba terbatas, Anda bisa membangun sebuah rumah pemotongan sederhana yang lokasinya tak melulu harus di pinggiran jalan. Anda bisa pilih lokasi yang tersembunyi untuk mendapatkan sewa lahan yang murah. Bangunan yang diperlukan juga tidak memakan banyak biaya.

Menurut pengakuan seorang pemilik pemotongan hewan asal Yogya, Rusdi Arwan mengaku modal awalnya hanya sekitar 7 jutaan yang dialokasikan untuk pembangunan kandang dan area pemotongan.

Rusdi Arwan sendiri mengaku untuk memasuki pasar ayam potong Anda tidak bisa berkembang jika hanya mengandalkan permintaan yang masuk dari pasar-pasar tradisional. Persaingan suplier untuk pasar tradisional sangat ketat, jadi perlu merambah pasar lain untuk bisa mengembangkan usaha.  Dan Rusdi memilih menjadi suplieruntuk setidaknya 3 restoran beberapa catering.

Jalinan kerjasama ini membuat Rusdi Arwan harus menyiapkan suplai ayam potong sebanyak 120 ekor perhari. Padahal di awal usahanya sekitar 4 tahun lalu, sehari Rusdi Arwan hanya memotong sekitar 20 ekor saja.

Untuk bisa memenuhi kebutuhan ini Rusdi Arwan harus menjalin kerjasama dengan suplier ayam potong hidup. Pasalnya, Rusdi Arwan tidak menjalankan peternakan sendiri demi alasan kepraktisan. Kerjasama ini akan membantu Anda memastikan suplai ayam potong untuk usaha Anda. Apalagi bila Anda sudah menjalin kerjasama dengan pihak restoran yang memerlukan suplai rutin tiap harinya.

Diakui Rusdi Arwan, dalam satu harinya, keuntungan bersih yang bisa dicapai beliau bisa mencapai angka 300 ribuan. Di momen lebaran permintaan bisa membludak sampai 2 – 3 kali lipat sampai kadang terpaksa membangun kandang non permanen untuk menampung persediaan.

Kisah lebih menarik berasal dari sebuah pelaku usaha pemotongan ayam asal Solo yang sudah mengembangkan bisnisnya sebagai suplier besar ayam potong di berbagai kawasan sekitar Solo. Dalam sehari usaha milik Sinarhadi ini memotong ayam sampai 1200 ekor. Jumlah ini untuk menutup permintaan dari berbagai hotel, restoran, catering yang jumlahnya mencapai belasan mitra di seluruh kawasan sekitar Solo.

Dengan jumlah prduksi sampai 1200 ekor Sinarhadi mengaku sampai bisa mencatatkan keuntungan bersih perhari hingga 5 – 7 jutaan. Sinarhadi sendiri juga mengembangkan usaha peternakan yang dikelola  oleh kerabatnya juga usaha suplai telur ayam negeri.

Ide usaha modal kecil menguntungkan bukan? Awali dulu dengan usaha skala kecil bermodal 5 – 7 jutaan di kawasan lahan terbuka yang tidak di tepi jalan hingga murah biaya sewanya. Mulai dengan memasarkan ke konsumen terdekat Anda dulu.

Baca juga : Wajib Diketahui, Apa Manfaat Bangun Pagi Jam 5 Ketimbang Jam 8 ? Ternyata

Secara bertahap kembangkan penjualan dengan melakukan pendekatan ke pasar-pasar yang strategis. Ada banyak peluang pasar yang bisa Anda incar, bukan hanya restoran dan catering saja, usaha produksi nugget sayuran juga bisa Anda jajal.

Imbangi perkembangan penjualan Anda dengan pengembangan kapasitas usaha. Ini akan membantu usaha modal kecil menguntungkan ini berkembang dengan terencana.

Penelusuran yang terkait dengan usaha pemotongan ayam, bisnis pemotongan ayam, usaha potong ayam, bisnis potong ayam, Usaha Rumah potong ayam, pemotongan ayam, modal usaha ayam potong, peluang usaha rumah potong Ayam, modal rumah potong ayam, peluang bisnis pemotongan.

Ada pertanyaan atau komentar?