Nikmatnya Mie Dan Teh Grempul Ala Kuliner Legenda Jogja Mie Harjo Geno
Nikmatnya Mie Dan Teh Grempul Ala Kuliner Legenda Jogja Mie Harjo Geno

Bila Anda sempat melalui jalur Parang tritis, tak jauh dari Prawirotaman, sempatkan untuk mampir di salah satu penjaja mie yang sudah terkenal di kawasan ini. Tak sulit menemukan lokasi warung mie yang dinamakan Harjo Geno ini, pasalnya lokasi warung yang berada di pasar Prawiro taman ini selalu penuh dikerumuni pengunjung bahkan siap dengan antrian panjang di depannya.

Kuliner legenda Jogja ini memang demikian populer di kawasan Prawirotaman. Sampai-sampai antrian panjang siap menyapa Anda bila saja Anda terlalu malam datang ke sana. Sebaiknya datang sedikti lebih awal dari waktu makan biasa supaya tak terjebak dalam antrian. Lokasi makan yang terbatas dan parkiran yang ala kadarnya membuat daya tampung warung mie satu ini memang tak bisa lebih banyak lagi. Meski dari waktu ke waktu pengunjung seolah tak ada habisnya.

Sajian mie di sini berkonsep mie jawa, tak heran kalau untuk memasaknya pemilik warung sengaja memanfaatkan tungku dan arang. Rasanya memang tak afdol mie jawa tanpa memasak menggunakan tungku dan arang bukan?

Mie yang digunakan juga tampaknya tidak biasa, mie di warung makan ini khas jadi rasanya lebih legit sekaligus lebih kenyal. Mungkin itu pula yang mebuat banyak orang tak ada bosannya datang ke lokasi ini dan kembali menikmati mie jawa khas Harjo Geno.

Kuliner legenda Jogja satu ini juga populer di kalangan pendatang. Bahkan terkadang para turis yang menginap di Prawirotaman juga bisa Anda jumpai mencicipi hidangan di warung mie yang sudah berjalan tahunan ini.

Kalau soal bumbu memang tak perlu diragukan lagi, racikan bumbu mie rebus atau mie goreng di sini memang sudah unggul jadi rasanya tak percuma bersedia mengantri demi menikmati semangkuk mie rebus atau sepiring mie goreng.

Tak hanya mie rebus atau mie goreng saja yang menjadi ciri khas dari warung mie yang satu ini. Kuliner legenda Jogja ini menjual teh grempul. Sebenarnya kalau Anda lihat, tak banyak perbedaan antara lemon tea dengan teh grempul, bedanya jeruk sengaja dipotong-potong besar begitu saja dan dicemplungkan langsung dalam gelas berisi teh dan gula.

Hanya saja jeruk yang digunakan di sini adalah jeruk manis sehingga memberi aroma dan rasa yang jelas berbeda. Rasanya lebih manis dan tidak asam, serta menimbulkan efek wangi yang tidak biasa. Selinast rasanya memang sedikit asing, tetapi di sesapan ketiga saja Anda malah jadi keranjingan teh grempul atau malah bisa jadi tambah satu gelas lagi.

Memanjakan lidah memang tak harus dengan memasuki resto mahal yang menguras kantung. Warung mie dengan konsep sederhana macam ini saja sudah bisa membuat lidah Anda melayang. Itu juga sebabkan mie Harjo geno ini layak menjadi kuliner legenda Jogja.

Baca juga : Menikmati Bukit Bintang Dengan Lebih Elegan Di Bukit Indah Resto Dan Hotel

Photo by, Dannie Ramon

mie dan teh

Ada pertanyaan atau komentar?