Inilah Bisnis Kuliner Potensial Yang Pedas Gurihnya ala Ayam Gepuk
Inilah Bisnis Kuliner Potensial Yang Pedas Gurihnya ala Ayam Gepuk (Photo by, filipusverdi)

Jika Anda tertarik menjajal sebuah bisnis, namun ragu akan kemampuan Anda dalam merencanakan usaha, atau takut salah dalam memilih produk, usaha franchise bisa menjadi pilihan. Dengan memilih bisnis franchise Anda memang tak lagi direpotkan dengan urusan-urusan persiapan usaha, perencanaan dan strategi dasar.

Inilah Bisnis Kuliner Potensial Yang Pedas Gurihnya ala Ayam Gepuk
Inilah Bisnis Kuliner Potensial Yang Pedas Gurihnya ala Ayam Gepuk (Photo by, filipusverdi)

Demikian pula dengan apa yang sudah dijalankan oleh seorang wanita mudah asal Jakarta dengan bisnis kuliner potensial yang kini di rintisnya. Vina Krisnayanti namanya, memulai sebuah bisnis kuliner potensial tanpa berbekal cukup pengalaman dalam dunia bisnis. Namun setahap demi setahap menunjukan hasil dari keberaniannya memulai usaha dari sebuah konsep bisnis kuliner franchise.

Vina memang memiliki latar pengalaman dalam bidang pemasaran. Pencapaian Ibu satu anak ini dalam kariernya di dunia perbankan terbilang gemilang, namun itu semua tak cukup memuaskannya. Apalagi kalau mengingat si kecil yang mulai bertanya kapan sang ibu bisa lebih banyak di rumah. Ini membuat Vina akhirnya memutuskan resign dari kantornya bekerja.

Keputusan ini semakin bulat ketika mendadak Vina memiliki ide bisnis tatkala pada satu kesempatan menikmati sebuah kuliner unik di salah satu pusat kuliner di Jakarta, namanya ayam gepuk pak Gembus. Mendapati kuliner yang menggoda lidahnya ini ternyata difranchisekan, Vina mulai mempertimbangkan ide untuk menjajal bisnis kuliner potensial ini.

Untuk informasi sebenarnya bisnis kuliner potensial Ayam Gepuk Pak Gembus ini merupakan sajian khas ala Ponorogo unik dengan sajian ayam goreng  yang digepuk atau digeprek dengan sambal yang pedas nan khas. Saat ini usaha ini dimotori oleh pemiliknya bernama Ridho Nurul Adityawan.

Dengan berbekal modal  40 juta, Vina nekad menjajal peruntungan dalam bisnis ini, meski diakuinya tak punya cukup pengalaman dalam bidang kuliner.  Modal 40 juta ini menurut Vina dialokasikan untuk biaya franchise yang menghabiskan dana 20 juta.

Kami sempat menelusuri langsung ke laman resmi Ayam Gepuk Pak Gembus, disampaikan bahwa penyetoran biaya 20 juta sendiri dialokasikan untuk beberapa pos peralatan seperti fasilitas gerobak, perangkat masak dan penyajian.

Dan sisanya untuk persiapan lain seperti menyewa ruang usaha, beberapa peralatan tambahan, merekruit sejumlah tenaga kerja yang khusus didatangkan dari kampung suami, juga biaya lain-lain sebagai tambahan seperti yang kebetulan diperolehnya dari kampung sang suami. Belum biaya lain-lain terkait penyediaan  tempat tinggal karyawan, persiapan usaha dan promosi. Vina pun membeli satu unit motor bekas demi memastikan usahanya berjalan dengan lancar.

Vina sendiri memilih lokasi usaha di foodcourt KMS dekat Bina Nusantara Square. Beruntung bagi Vina justru gerobak unik yang terpajang di depan boothnya menarik perhatian, memberi kesan berbeda dan menimbulkan rasa ingin tau banyak konsumen.

Memulai usaha bagi Vina bukan perkara mudah. Meski sudah mengenyam pengalaman panjang berpromosi, Vina akui bisnisnya masih harus banyak dipromosikan. Dalam satu hari saja Vina hanya bisa menjual sekitar 10 ekor ayam atau sekitar 40 porsi.  Omset hariannya hanya bekisar antara 700 ribuan sampai 1 juta .

Menurut Vina dalam satu bulan usahanya bisa menghasilkan keuntungan bersih sekitar 2 jutaan. Tapi untuk usaha yang baru berjalan dalam hitungan bulan, Vina yakin usahanya masih bisa menunjukan progress kedepannya. Hanya soal upaya promosi yang efektif saja dan usaha keras dalam memaksimalkan pelayanan.

Sementara pemasaran via sosial media menjadi pilihan utama Vina, selain juga rajin menyebarkan liflet ke berbagai kawasan.  Beruntung Vina memang memiliki banyak teman didunia maya, termasuk rajin berinteraksi dengan beberapa komunitas online. Pertemanannya ini rupanya memberi manfaat bagi Vina dalam menarik konsumen.

Vina juga menjalin kerjasama dengan gofood layanan online pengantaran kuliner dari gojek. Dengan terdaftar di dalam Gofood, memudahkan konsumen mengakses pemesanan produk ayam gepuk pak Gembus miliknya.  Sementara ini Vina masih giat melancarkan banyak strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan ayam gepuk miliknya.

Baca juga: Inilah 6 Kerja Online Tanpa Modal Untuk Anda Yang Cari Pendapatan Tambahan

Vina memang bercita-cita bisa menghasilkan namun tetap bisa memberi cukup waktu untuk si kecil. Besar harapan Vina dengan menelurkan bisnis kuliner potensial satu ini, pada akhirnya Vina bisa mewujudkan impiannya. Dan untuk itu Vina siap memanfaatkan sistem franchise ini dengan sebaik mungkin.

rido nurul adityawan, bisnis ayam gepuk, franchise ayam gepuk, frenchise ayam gepuk, ayam gepuk franchise, franchise ayam gepuk pak gembus, ridho nurul adityawan, ayam gepuk pak gembus, peralatan untuk usaha ayam gepuk, keuntungan ayam gepuk

LEAVE A REPLY