Benarkah, Suara Misterius di Samudra Arktik Berasal dari Paus?
Benarkah, Suara Misterius di Samudra Arktik Berasal dari Paus? (Photo by, express.co.uk)

sobatjogja.com – Baru-baru ini ada kabar yang mengejutkan mengenai suara misterius mirip siulan dan dengung di kawasan laut Arktik dekat Canada. Apakah iya, suara tersebut berasal dari penghuni wilayah arktik?

Benarkah, Suara Misterius di Samudra Arktik Berasal dari Paus?
Benarkah, Suara Misterius di Samudra Arktik Berasal dari Paus? (Photo by, express.co.uk)

Bahkan, menurut kesaksian penduduk setempat mengatakan bahwa suara misterius itu membuat binatang lainnya berlari tunggang langgang.

Mendengar berita tersebut Canadian Department of National Defense (DND), sampai mengutus pesawat militer guna menyelidiki suara bising apa gerangan.

Namun, setelah kru militer kembali, mereka tidak menemukan bukti adanya suara misterius di TKP, kecuali hanya terdapat paus dan anjing laut.

Padahal, kru militer menggunakan berbagi multi sensor untuk mencari sumber suara, namun mereka tidak menemukan kejanggalan apapun.

Bahkan tidak ada kontak permukaan atau sub permukaan yang terdeteksi, malahan mereka hanya menemukan sekelompok paus dan anjing laut.

Awalnya LSM setempat menduga suara misterius tersebut berasal dari aktivitas penambangan, namun tidak ada bukti mengenai hal tersebut.

Dugaan sementara suara misterius tersebut berasal dari makhluk seperti paus dan anjing laut.

Namun anehnya, pada tahun 2014 pernah ditemukan paus yang mengeluarkan suara misterius, yang terdengar dari danau Champlain diperbatasan US dengan Canada.

Diperkirakan suara tersebut berasal dari paus jenis Beluga yang menghuni laut arktik, meski begitu teori tersebut di bantah oleh seorang Profesor dari Universitas Manitoba.

Mengingat paus Beluga dan Nahwal menggunakan elokasi secara umum, dimana kemampuan tersebut memungkinkan untuk menakuti ikan lain yang menjadi makanan paus, tapi tidak mungkin membuat lari makhluk hidup lainnya secara meluas, menurut Profesor Steve Ferguson.

Sementara itu paus kepala busur, biasanya memancarkan suara besar dengan frekuensi rendah guna berkomunikasi dengan sesama, suaranya seperti gumam.

Jadi, tidak mungkin suara paus terdengar seperti siulan ataupun dengungan, lanjut Profesor Steve Ferguson.

Ekolokasi, adalah suara sonar biologi yang biasa digunakan oleh jenis hewan tertentu, dengan cara memantulkan suara ke oobye-obyek sekitar.

Walau belum ditemukan buktinya, suara misterius itu dibuat oleh aktivitas GreenPeace berupa sonar yang mengeluarkan suara berisik, seperti yang didengar masyarakat.

Tujuan nya yaitu untuk mengusir binatang supaya tidak menjadi sasaran pemburuan.

Namun, GreenPeace membantah tudingan tersebut. Wah, kira-kira suara apa ya Sobat?

Berita dikutip dari, Hani Nur Fajrina (CNN Indonesia).

penghuni samudra arktik, paus arktik tertancap gading

LEAVE A REPLY