Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengajukan permohonan mutasi kerja ke lingkungan Pemda Kota Yogyakarta tercatat cukup banyak. Terbukti dari banyaknya berkas lamaran yang sudah diterima oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Yogyakarta.

ASN Yang Mutasi ke Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta Tercatat Tak Sedikit
ASN Yang Mutasi ke Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta Tercatat Tak Sedikit (Photo by, Tribunnews.com)

“Sejak diumumkan awal September, telah banyak berkas yang masuk. Tidak cuma dari sekitar DIY saja tetapi dari beragam daerah di Indonesia,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Yogyakarta Maryoto di Yogyakarta.

Menurut ia, alasan yang disampaikan ASN yang mengajukan mutasi ke Pemerintah Kota Yogyakarta cukup beragam di antaranya mengikuti pasangan yang bekerja di Yogyakarta, bersekolah kembali, menjaga orang tua atau mertua sampai murni keinginan untuk bekerja di Pemkot Yogyakarta tetapi diterima di daerah lain.

Pemerintah Kota Yogyakarta tidak menyampaikan secara terbuka formasi yang disediakan tetapi memberikan kesempatan kepada ASN yang melakukan permohonan mutasi untuk menyampaikan kualifikasi yang dimiliki.

Bila kemapuan yang dimiliki ASN tersebut diperlukan, maka Pemda Kota Yogyakarta tentu saja mewajibkan tetap ASN, untuk mengikuti proses selanjutnya yaitu seleksi. Seleksi dilakukan bertahap mulai dari administrasi sampai uji kompetensi.

“ASN pun tak akan ditempatkan sesuai jabatan terakhirnya. Namun wajib memulai dari awal lagi. Kami membutuhkan banyak tenaga untuk posisi pegawai atau jabatan fungsional,” tandasnya.

Saat ini, jelas Maryoto, jumlah Aparatur Sipil Negara yang ada di Pemda Kota Yogyakarta masih belum memenuhi jumlah normal pegawai sesuai analisa jabatan. Padahal, jumlah ideal pegawai yang harusnya dimiliki adalah 10.000 orang. Namun, saat ini baru tercacat sekitar 5.600 pegawai, jadi masih kurang ideal.

“Jumlah Aparatur Sipil Negara yang di antaranya berstatus sebagai guru, dan setiap tahun ada sekitar 200 pegawai yang memasuki masa pensiun di Yogyakarta. Padahal, moratorium pegawai masih diberlakukan. Seleksi CPNS terakhir yang dilakukan Pemda Kota Yogyakarta adalah pada 2014,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta atau Tim Pemindahan Pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta diatas namakan dia pun memastikan bahwa seleksi mutasi ASN berlangsung secara terbuka.

Dan mengingatkan kembali bahwa Pemda Kota Yogyakarta tidak melakukan pungutan atas biaya apapun. Apabila terjadi pemungutan biaya, sudah pasti itu adalah penipuan, adapun biaya ditanggung oleh pemohon.

Seperti berkas-berkas yang harus dipersiapkan, sehingga pemohon diminta tak tergiur dengan tawaran dari oknum yang tak bertanggung jawab. Mengatasnamakan Pemda Kota Yogyakarta atau Tim Pemindahan Pegawai Pemerintah Kota Yogyakarta.

Penelusuran terkait berita mutasi di yogyakarta, paket asn yogya, pembayaran pns pemkot jogja melalui bank jogja, pemkot jogjakarta pindah pns, pns pindah ke yogyakarta kota.

Ada pertanyaan atau komentar?