Angkringan Wisata Kuliner Yogyakarta Lik Man
Angkringan  Wisata Kuliner Yogyakarta
Angkringan Wisata Kuliner Yogyakarta

Salah satu spot untuk menikmati wisata kuliner Yogyakarta sangat beragam, salah satunya ialah Angkringan. Dalam bahasa Jawa “Angkringan” ini berarti tempat nongkrong atau tempat untuk menghabiskan waktu malam dengan ngobrol santai sembari ngopi atau ngemil. Kebanyakan angkringan berada di pinggir jalan yang ramai atau di depan sebuah toko yang sudah tutup.

Tak heran jika anda sedang berada di Jogja, tidak kesulitan untuk menemui angkringan ini. Sudah seperti tempat aman dan nikmat untuk sekedar menikmati malam yang tenang. Namun, apa yang sebenarnya membuat angkringan ini menjadi begitu terkenal ? Yap! Suasana lah yang membuat angkringan menjadi lebih terasa damai.

Dengan, dua buah kursi panjang yang mengelilingi rombong tempat untuk menjajakan jajanan, minuman hangat, dan penganan murah lainya. Sudah dirasa cukup untuk menikmati malam yang indah, karena sebuah kesederhanaan inilah tak jarang ide-ide muncul di angkringan ini. Bahkan, tidak sedikit seniman Yogyakarta yang menikmati malam di angkringan untuk sekedar ngobrol bersama seniman lainya, hingga menghasilkan karya yang luar biasa.

Menjamurnya angkringan tetap tidak membuat omset pemilik angkringan menurun, itu sebabnya peluang usaha angkringan di luar daerah menjadi semakin marak tidak hanya di Yogyakarta sendiri. Namun, tahukah anda ? Makanan yang ada di angkringan ini sangat beragam, dan tentunya dengan harga yang relatif murah yaitu sekitar 500 sampai 1500 rupiah saja.

Angkringan yang sangat terkenal di Jogja ini ialah angkringan Lik Man, tak heran jika tempat ini begitu terkenal. Karena angkringan Lik Man ini merupakan generasi pertama dari usaha angkringan yang ada di Jogja. Sang Ayah adalah Mbah Pairo, yang merupakan pedagang pertama yang mencetuskan konsep angkringan ini sejak 1950 an.

Letaknya tidak jauh dari Stasiun Tugu, jadi untuk menemukan Angkringan Lik Man tidak lah sulit. Menu yang ada sangat beragam, ada sego kucing dengan sambel teri, atau oseng tempe, aneka gorengan, susu jahe, dan tentunya kopi legendaris yaitu Kopi Joss. Kopi dengan keunikan dan cita rasa dari kopi-kopi lainya di dunia.

Dan ada ribuan angkringan kini yang tersebar di Derah Istimewa Yogyakarta, tempat yang nyaman dan simple akan langsung anda rasakan. Suhu malam yang dingin memang pas untuk menghabiskan waktu malam dengan ber wisata kuliner Yogyakarta yang tiada habisnya. Obrolan – obrolan yang ada diangkringan biasanya menjadi obrolan yang kreatif.

Lalu lalang kendaraan bermotor mulai sepi, suhu yang semakin dingin di Yogyakarta semakin terasa, hangatnya susu Jahe mulai di telan dinginnya malam. Namun, angkringan kan tetap menemani malam anda hingga larut. Sampai jalanan mulai sepi, pedagang akringan pun mulai menutup wisata kuliner Yogyakarta yang istimewa.

Para pengunjung mulai pulang, setelah mendapat kesegeran tadi, dan esok pagi kembali dengan kesibukan masing-masing.

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY