sobatjogja – Eits, kita gak lagi bicara perseteruan antar provider seluler lho ya, apalagi trik dan politik yang sedang terjadi.

Berikut Ini Penjelasan Penting, Mengenai Bedanya Empati dengan Simpati
Berikut Ini Penjelasan Penting, Mengenai Bedanya Empati dengan Simpati (Photo by, thedailypedia.com)

Jadi gini, empati dan simpati sangatlah berbeda dan ketika tak ada kepentingan buruk terjadi di salah satu hal tersebut. Empati adalah tentang bagaimana kita membuat ikatan emosional pada seseorang.

Sementara itu simpati pada umumnya adalah tentang bagaimana mencari garis terang pada sebuah permasalahan yang sedang dihadapi (silver lining).
Kedua hal tersebut sangatlah penting.

Kunci utama merasa empati adalah tidak menghakimi orang lain, atau mencoba untuk menggambarkan situasi yang tak diinginkan.

Dan sama sekali tak menolong untuk menyelesaikan sebuah permasalahan, serta terlalu cepat menyadari apa yang mereka rasakan.

Sobat tidak sedang berusaha untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Sekalipun ada yang bilang, sebuah masalah tidak dapat diselesaikan sendiri.

Tujuannya adalah untuk membiarkan mereka menyadari bahwa Sobat ada untuk mereka dan seperti itulah bagaimana mereka merasa penting bagi Sobat.

Bagaimana pun juga perhatikan emosi diri Sobat dan rasa galau, yang mana juga bisa menyulitkan bagi banyak orang.

Banyak yang bilang, kadang kala ada waktunya untuk merasa simpati juga. Sejauh mana tidak terlalu menghakimi, alih-alih cobalah untuk membantu seseorang menemukan pandangan yang terang mengenai masalah yang sedang dihadapi.

Kemampuan sesungguhnya dari kedua hal ini adalah untuk bisa mempelajari bagaimana saat yang tepat untuk empati dan bagaimana saat yang tepat untuk simpati.

Dan bagaimana menyampaikan pesan tersebut, kepada orang disekitar Sobat.

Sehingga kita tidak salah dalam sampaikan rasa empati maupun simpati.

Simpulan.

Jadi, penting tidak nya mengerti kedua hal tersebut adalah tergantung bagaimana Sobat menyikapi.

Baik empati maupun simpati, merupakan rasa yang mendasar dari dalam diri. Yang tahu adalah Sobat sendiri, dan yang merasakan juga Sobat sendiri.

Ujungnya Introspeksi.

Ada pertanyaan atau komentar?