Ina Herawati Rachman : Miranda Swaray Tersangka Suap Deputi Gubernur BI

Ina Herawati Rachman & Tersangka Suap Deputi Gubernur BI –  Di kehidupan yang serba cepat, setiap orang menjadi semakin individualis. Sangat jarang menemukan orang yang memiliki jiwa sosial tinggi. Namun, ternyata masih ada orang dengan jabatan tinggi sekaliber Ina Rachman yang peduli pada korban bencana.

ina herawati rachman tersangka Qnet

Lawyer perempuan yang berposisi sebagai founder serta managing director di Ina Rachman-Mulyaharja Assocites dan Maestro Patent International ini bersama dengan komunitasnya terjun langsung memberi bantuan pada korban banjir.

Dalam postingan Instagramnya pada tanggal 3 Januari lalu, bersama dengan PEDAS NKRI, Ina memberikan bantuan untuk saudara yang terkena dampak banjir. Tak hanya komunitas PEDAS saja, melainkan bantuan diberikan dari gabungan lintas organisasi atau komunitas.

Tak hanya satu hari saja, Ina juga melakukan bantuan sosial di hari kedua pada tanggal 4 Januari 2020. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan pada korban banjir. Berlanjut ke hari ketiga, santunan yang diberikan adalah berupa alat kebersihan. Bakti sosial ini dilakukan oleh Ina dan komunitasnya di Jalan Pegangsaan 2, Jakarta Utara.

ina rachman qnet

Awal Terbentuknya Pedas NKRI

Sebagai informasi, komunitas Pedas dimana Ina Rachman yang menjadi ketuanya terbentuk berlatar belakang aksi 411 dan 212. Pedas merupakan singkatan dari Perempuan Cerdas NKRI. Awalnya, ada sepuluh perempuan yang membagikan konsumsi pada peserta GNPFMUI atau Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Saat itu, Ina dan teman-temannya merasa tergerak hatinya untuk ikut unjuk rasa dan memberi makanan sebagai bentuk kebhinekaan. Ina dan komunitas Pedas NKRI ini juga sering melakukan bakti sosial. Seperti baksos pada korban banjir Kali Ciliwung, membantu pasien di rumah sakit, membantu korban kebakaran, dan sebagainya.

Ina dan Pedas NKRI memiliki jiwa sosial tinggi karena mengkhususkan diri melakukan kegiatan sosial. Dilansir dari Tempo.co, saat ini Pedas sudah memiliki anggota sebanyak 150 perempuan dari berbagai suku dan daerah. Mulai dari Kalimantan, Jakarta, Australia, dan juga Malaysia.

ina herawati rachman

Ina dan Komunitas Pedas sendiri memiliki cita-cita mempunyai crisis center, woman, dan children protection.

Berkecimpung pada Kasus Perempuan Tertindas

Memiliki jiwa sosial tinggi juga mengantarkan Ina pada kasus-kasus yang berkaitan dengan ketidakadilan yang diterima oleh perempuan. Pun, perempuan kelahiran Singapura ini sangat concern pada isu perempuan. Salah satu yang sangat disorot olehnya adalah mengenai pelecehan seksual.

Advokat dan aktivis perempuan ini mengajak setiap wanita untuk mengurangi mendewakan orang pada acara “Menciptakan Konten Kreatif Berbasis Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak”. Sehingga, mengidolakan orang bisa memudahkan adanya kasus pelecehan seksual. Hingga, orang tersebut tidak dapat menolak ajakan dari idolanya.

ina rachman tersangka

Menurut Ina, di dalam pelecehan seksual serta kekerasan perempuan, banyak korban yang tidak dapat mengatakan apa yang telah terjadi padanya. Sehingga memilih merahasiakannya. Hal tersebut terjadi karena perempuan cenderung merasa malu karena korban kerap dianggap menggoda pelaku terlebih dahulu.

Ina Menganggap Kasus Perempuan Dibesarkan oleh Perempuan

Banyak juga kasus perempuan yang ratingnya semakin tinggi dikarenakan perempuan lainnya. Sebab, perempuan juga bisa mem-blow up maupun mem-bully sesamanya. Pada kasus rumah tangga serta isu pelecehan, oknum yang paling bersalah adalah yang mem-bully di sosmed. Hal ini hanya akan memperbesar trauma bagi korban.

Isu ini membutuhkan perhatian yang sangat besar bagi orang yang memiliki jiwa sosial tinggi seperti Ina. Sebab, ancaman persekusi dan penyerbuan oleh warga korbannya banyak diantara anak dan perempuan. Perlakuan semacam ini akan mencipta trauma yang besar. Dalam hal ini, tertuduh pun belum tentu bersalah.

Ina menambahkan jika harus ada awareness dari masyarakat sekitar. Sebab, apabila masyarakat permisif dan tidak proaktif, maka penyelesaian kasus ini akan menjadi semakin sulit.

Perhatian Ina terhadap isu perempuan tidak hanya dinyatakannya dalam kalimat saja. Ia juga turut membela kasus perempuan yang terseret kasus ketidak adilan dalam rumah tangga. Seperti kasus besar para selebritis laiknya Risty Tagor, Eddies Adellia, Macella Zalianty, dan masih banyak lagi.

ina rachman

Untuk itu, perempuan Indonesia harus lebih meningkatkan dan memiliki jiwa sosial tinggi seperti Ina. Supaya kedepannya, Indonesia lebih sejahtera serta perempuan semakin terlindungi hak-haknya. Pun, tidak lagi mengalami kekerasan, ketidak adilan, dan semakin kuat.

Sumber :

  • https://www.beritasatu.com/nasional/21043/pengacara-nilai-miranda-harus-jadi-tersangka
  • https://www.voaindonesia.com/a/kpk-tetapkan-miranda-goeltom-sebagai-tersangka-138125233/104026.html

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *